LintasButon.com – Sebuah langkah baru dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat kembali lahir di Kabupaten Buton. Pada Jumat sore pukul 15.20 WITA, dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Wajah Jaya, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, S.T., yang secara simbolis melakukan peletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan koperasi tersebut.
Selain itu, hadir pula Danramil 1413-02/Pasarwajo, Kapten Inf Nelson Amirullah, yang hadir mewakili Dandim 1413/Buton, Letkol Inf Arif Ariyanto, S.E. Turut hadir pula tokoh masyarakat, Kepala Desa Wajah Jaya, serta para pengurus Koperasi Merah Putih yang menjadi motor penggerak utama berdirinya koperasi ini. Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat kebersamaan dan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam membangun kekuatan ekonomi lokal.

Dalam sambutannya, Syarifudin Saafa, S.T. menyampaikan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi penggerak ekonomi masyarakat desa. Ia menegaskan bahwa koperasi merupakan wadah ekonomi rakyat yang tumbuh dari semangat kebersamaan dan kejujuran.
“Koperasi adalah wadah kebangkitan ekonomi berbasis gotong royong. Jika dikelola dengan baik dan transparan, koperasi akan menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.
Acara berlangsung sederhana namun penuh makna, diwarnai dengan kebersamaan antara pemerintah, TNI, dan masyarakat. Para tokoh masyarakat dan pengurus koperasi menyampaikan harapan agar Koperasi Merah Putih dapat menjadi wadah ekonomi yang mampu menumbuhkan kemandirian warga dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat Desa Wajah Jaya dan sekitarnya.
Pendirian Koperasi Merah Putih bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan juga wujud nyata semangat masyarakat untuk mandiri dan berdaya. Koperasi ini diharapkan mampu menjadi wadah bagi pelaku usaha kecil, nelayan, dan petani dalam mengembangkan potensi lokal yang berkelanjutan.
Menutup kegiatan, suasana sore yang sejuk di Desa Wajah Jaya seakan menjadi saksi atas langkah kecil menuju perubahan besar. Syarifudin Saafa, S.T., dengan keteduhan sikap dan tutur yang tenang, mengingatkan bahwa pembangunan sejati tidak hanya diukur dari gedung yang berdiri, tetapi dari seberapa besar manfaatnya dirasakan oleh rakyat kecil.
Dan di tengah hamparan tanah yang baru disentuh batu pertama, pesan Wakil Bupati itu menggema pelan namun dalam — bahwa kekuatan Buton sesungguhnya bukan pada megahnya bangunan, melainkan pada kuatnya persatuan. Sebab di sanalah, di antara tangan-tangan rakyat dan semangat merah putih, harapan tentang kemakmuran tumbuh, sebagaimana keyakinan seorang pemimpin yang tak sekadar hadir, tetapi benar-benar menanam masa depan bersama rakyatnya.








