Redaktur Butonpos: Nurlan
Butonpos.com,Koraa–Tiga hari menjelang Idul Adha yang insyaallah jatuh pada hari Jumat, 6 Juni 2025, Pasar Koraa di Desa Koraa, Kecamatan Siotapina, Kabupaten Buton, diserbu pembeli sejak pagi. Ratusan warga dari berbagai desa sekitar memadati pasar tradisional ini untuk berburu kebutuhan menjelang hari raya.
Sejak pukul 07.00 WITA, lorong-lorong pasar dipenuhi aktivitas jual beli. Cuaca mendung dan angin yang sesekali berembus tidak menyurutkan semangat masyarakat. Bau bumbu dapur, ikan segar, dan sayuran bercampur dalam suasana pasar yang semarak.

“Ramainya luar biasa hari ini. Belum jam sepuluh, ikan-ikan sudah banyak yang habis,” ujar Aminah, seorang pedagang ikan yang tampak kewalahan melayani pembeli.
Pasar Koraa memang menjadi pusat ekonomi warga menjelang hari besar keagamaan. Berbagai barang seperti pakaian muslim, sarung, perlengkapan ibadah, sayur mayur, hingga rempah-rempah laris dibeli warga.
“Kalau sudah dekat-dekat lebaran begini, suasananya selalu meriah. Walau cuaca agak kurang bersahabat, belanja di pasar tetap jadi momen spesial. Bisa sekalian silaturahmi juga,” ungkap Farid (42), warga Desa Wining.
Pedagang pakaian menggelar dagangan dengan penuh warna, menawarkan diskon khusus lebaran. Di sisi lain, pedagang sayur mayur berjejer dengan hasil bumi segar yang baru dipanen.
Meski antusiasme warga tinggi, sejumlah keluhan juga muncul. Beberapa pedagang dan pengunjung berharap adanya peningkatan fasilitas pasar.
“Kalau hujan, jalan becek, dan susah cari tempat berteduh. Kami berharap pemerintah desa dan kabupaten bisa memperhatikan kondisi pasar ini. Drainase dan tempat berteduh perlu dibenahi,” harap Yulia, pedagang sayur yang rutin berjualan di pasar Koraa.
Pihak pengelola pasar dan aparat desa tampak berjaga, membantu mengatur lalu lintas pengunjung dan menjaga keamanan. Imbauan untuk menjaga kebersihan dan ketertiban juga disampaikan melalui pengeras suara.
Aktivitas di Pasar Koraa diprediksi akan terus meningkat hingga H-1 Idul Adha, seiring lonjakan kebutuhan masyarakat dalam menyambut hari raya kurban.
Pasar Koraa kembali membuktikan dirinya sebagai pusat denyut ekonomi lokal yang hidup, penuh warna, dan menjadi cermin semangat masyarakat menyambut Idul Adha—dengan harapan, kebersamaan, dan suara lantang agar fasilitas pasar diperhatikan dan ditingkatkan ke depannya.








