• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan
Selasa, Desember 16, 2025
  • Login
Lintasbuton.com
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
Lintasbuton.com
No Result
View All Result
Home Buton

PN Pasarwajo Jadi Sorotan, Ribuan Warga Kondowa–Dongkala Kawal Sidang Sengketa Tanah Kahila

PN Pasarwajo Jadi Sorotan, Ribuan Warga Kondowa–Dongkala Kawal Sidang Sengketa Tanah Kahila

admin lintas by admin lintas
28 November 2025
in Buton, News, Pasar wajo
0
PN Pasarwajo Jadi Sorotan, Ribuan Warga Kondowa–Dongkala Kawal Sidang Sengketa Tanah Kahila

Oplus_131072

0
SHARES
87
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LintasButon.com — Pengadilan Negeri (PN) Pasarwajo kembali menjadi pusat sorotan pada sidang lanjutan sengketa tanah Kahila, Selasa (…). Ribuan warga dari dua wilayah adat, Kondowa dan Dongkala, memadati kawasan pengadilan sejak pagi hari untuk mengawal jalannya persidangan yang mereka anggap sebagai perjuangan mempertahankan warisan leluhur.

Dari tokoh adat, pemuda, perempuan, hingga masyarakat umum, seluruh elemen tampak bersatu dalam satu barisan. Bagi mereka, tanah Kahila bukan sekadar objek perkara, melainkan identitas adat, warisan sejarah, dan peninggalan leluhur yang tidak boleh hilang dari generasi berikutnya.

Related posts

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

15 Desember 2025
Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

11 Desember 2025

Pengamanan Ketat dari Polres Buton

Melihat besarnya massa, Polres Buton menurunkan pengamanan ketat. Personel kepolisian berjaga di pintu masuk PN Pasarwajo, mengatur arus kendaraan, serta memastikan jalannya aksi berjalan tertib. Barisan aparat tampak menjaga setiap sudut area pengadilan.

Pihak kepolisian juga melakukan pengawalan terhadap rombongan massa dari titik kumpul hingga lokasi pengadilan. Meski hujan deras, koordinasi antara warga dan aparat berjalan kondusif. Satir budaya khas Kondowa pun terlontar di tengah kerumunan:

“Adat datang dengan damai, polisi jaga dengan rapi—sama-sama kerja supaya tidak ada yang salah kaprah.”

Ungkapan itu disambut tawa ringan warga, menjadi penanda bahwa solidaritas adat tetap sejalan dengan ketertiban umum.

Oplus_131072

Semangat Tak Surut Meski Diguyur Hujan

Hujan deras sejak pagi tak mampu merontokkan semangat ribuan warga. Dengan atribut adat dan spanduk tuntutan, mereka tetap berjalan kaki menuju PN Pasarwajo. Yel-yel adat “Pi anano koicu, Pi anano lompa” menggema sepanjang jalan.

Bagi masyarakat adat, ungkapan ini bermakna kebersamaan dan persatuan, sejalan dengan nilai Persatuan Indonesia dalam Pancasila. Sebuah falsafah yang mengingatkan bahwa dalam perjuangan adat, besar kecilnya seseorang tidak diukur dari omongannya—tetapi dari keberaniannya berdiri dalam satu barisan.

Di sisi lain, ibu-ibu jaga memainkan peranan penting. Mereka membagikan nasi bungkus dan makanan sederhana kepada massa, sembari mengingatkan lewat satir adat:
“Makan dulu baru marah, kenyang dulu baru bicara.”
Pesan lembut ini menggambarkan bahwa perjuangan harus dijalankan tanpa amarah yang membabi buta.

Sidang Saksi Tergugat: Tahap Krusial

Sidang hari ini masuk tahap pemeriksaan saksi dari pihak tergugat. Proses ini menjadi perhatian utama masyarakat adat yang mengawal ketat jalannya persidangan. Mereka berharap bukti dan keterangan saksi mampu menegaskan status tanah Kahila yang diakui turun-temurun sebagai bagian dari Kadie Sara Kondowa.

Sebelum berangkat, massa melakukan doa dan konsolidasi di Baruga Adat Kondowa. Meski diguyur hujan, mereka tetap melakukan orasi keliling kampung sambil meneriakkan:

“Kahila milik adat!”
“Jaga warisan leluhur!”
“Kami kawal sampai putusan!”

Beberapa warga menyelipkan satir adat:
“Jangan sampai hujan lebih dulu reda, tapi semangat adat yang malah menguap.”
Sebuah pengingat agar hati jangan goyah oleh cuaca maupun tekanan.

Gelora Orasi: Tiga Suara, Satu Barisan

Fahrul — Pengobar Semangat

“Hari ini bukan perjalanan biasa. Ini ritual menjaga sejarah!” serunya.
Warga spontan menyahut dengan satir:
“Kalau bukan kita, masa mau tunggu orang luar ajari adat di tanah sendiri?”

Ganirudin — Tenang Namun Menggetarkan

Ia mengingatkan bahwa perjuangan ini adalah perjuangan menjaga marwah adat, bukan sekadar perkara hukum.

Distro — Energi Baru Penyatu Massa

“Kita datang bukan karena disuruh siapa pun, tapi karena dipanggil darah adat!”
Massa kembali berseru:
“Tidak mundur!”

Tekad Tidak Luntur Meski Diguyur Hujan

Hingga berita ini diterbitkan, sidang saksi tergugat masih berlangsung. Ribuan warga tetap bertahan di halaman PN Pasarwajo, sementara aparat Polres Buton terus melakukan penjagaan ketat dan terkoordinasi.

Di antara kerumunan, terdengar seruan budaya yang menjadi penutup hari:
“Hujan boleh deras, tapi tekad jangan bocor.”

Sederhana, namun menggambarkan karakter masyarakat Kondowa: halus dalam tutur, kuat dalam adat, teguh dalam prinsip.

 

Previous Post

PENGUKURAN LAHAN KOPDES MERAH PUTIH DI KOHOLIMOMBONO DILAKSANAKAN UNTUK PENENTUAN AREA PEMBANGUNAN

Next Post

Launching Inovasi Aplikasi Layanan Internal KASAT dan Inovasi Layanan Eksternal EPELITA Warnai HUT ke-14 PN Pasarwajo

Next Post
Launching Inovasi Aplikasi Layanan Internal KASAT dan Inovasi Layanan Eksternal EPELITA Warnai HUT ke-14 PN Pasarwajo

Launching Inovasi Aplikasi Layanan Internal KASAT dan Inovasi Layanan Eksternal EPELITA Warnai HUT ke-14 PN Pasarwajo

RECOMMENDED NEWS

Mahasiswa UM Buton Siap Laksanakan KKN di Desa Dongkala, Pasarwajo

Mahasiswa UM Buton Siap Laksanakan KKN di Desa Dongkala, Pasarwajo

3 bulan ago
Kasus Gedung Expo, Sementara Lima Tersangka Di Tetapkan

Kasus Gedung Expo, Sementara Lima Tersangka Di Tetapkan

1 tahun ago
Gaji TPP Belum Terbayarkan Pegawai Resah

Gaji TPP Belum Terbayarkan Pegawai Resah

1 tahun ago
Ketua DPC dan Korcam LAKI Siotapina Kunjungi Kejari Buton, Pertanyakan Kasus BUMDes Manuru

Ketua DPC dan Korcam LAKI Siotapina Kunjungi Kejari Buton, Pertanyakan Kasus BUMDes Manuru

7 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

POPULAR NEWS

  • Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Terjadi Penikaman di Wolowa Baru, Satu Warga Tewas di Tempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Aspirasi Pegawai ASN kabupaten Buton Akan Menggelar Aksi Damai Perjuangkan Hak Pegawai Di Kantor DPRD Kabupaten Buton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan PARABELA OGENA Oleh KESULTANAN BUTON Kepada Alimani,S.Sos,,M.Si

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima di Pasar Kaloko Berseteru, Hampir Terjadi Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Lintasbuton.com

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Recent News

  • Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari
  • Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton
  • TP-PKK Sultra Kunjungi Sejumlah Desa di Kecamatan Wabula, Tinjau Posyandu dan Sosialisasi Cegah Stunting

Category

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

Recent News

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

15 Desember 2025
Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

11 Desember 2025
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In