Pimred Butonpos: Samsul
Butonpos.com,Pasarwajo – Seluruh Forum Komunikasi dan Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Buton menyatakan dukungan penuh untuk mewujudkan Kabupaten Buton sebagai Kabupaten Layak Anak (KLA) tingkat Madya. Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Koordinasi Gugus Tugas Persiapan Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu (21/05/2025) pukul 09.30 WITA.
Dukungan Penuh dari Berbagai Pihak
Rapat tersebut dihadiri langsung oleh berbagai tokoh penting, antara lain Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo, Budi Hermansyah SH; Kasi Pidum Kejari Buton, Ivan Budi Hartanto SH MH; Kasat Reskrim Polres Buton, Iptu Bangga Parnadin Sidauruk S.Trk MH; dan pemateri dari Forum Anak Provinsi Sulawesi Tenggara, Alsaidar Habri. Tidak ketinggalan, hadir pula Kepala Kejaksaan Negeri Pasarwajo, perwakilan Polres Buton, Kepala Kemenag Kabupaten Buton, Kepala Kantor Kemenag Pasarwajo, Kepala Bappeda Litbang, serta seluruh Kepala Dinas terkait, Direktur Bank SULTRA Cabang Pasarwajo, para Asisten Setda, camat se-Kabupaten Buton, kepala puskesmas, tokoh masyarakat, hingga pimpinan organisasi peduli anak.
Anak sebagai Pilar Masa Depan
Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, Asnawi Jamaludin, mewakili Bupati Buton dalam sambutannya menegaskan, anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Mereka adalah generasi penerus yang menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan. “Kualitas sumber daya manusia yang baik tidak akan terwujud jika anak-anak tumbuh tanpa perlindungan dan perhatian yang layak,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan adanya kesenjangan besar antara kondisi anak-anak Indonesia saat ini dengan harapan ideal setelah 79 tahun kemerdekaan. Banyak anak menghadapi risiko sosial akibat kurangnya perhatian dari orang dewasa dalam melindungi hak-hak mereka.
Model Pembangunan yang Ramah Anak
Menghadapi kenyataan tersebut, diperlukan model pembangunan yang mengintegrasikan pemenuhan hak dan kebutuhan anak secara menyeluruh. Kabupaten Layak Anak menjadi salah satu solusi strategis yang melibatkan komitmen dan sumber daya pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjamin hak anak sejak perencanaan hingga evaluasi.
“Dengan kebijakan Kabupaten Layak Anak, diharapkan tercipta lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, mulai dari keluarga, desa, kelurahan, kecamatan hingga tingkat kabupaten,” jelas Sekda.

Sinergi dan Komitmen Menuju Kabupaten Layak Anak
Pemkab Buton terus memperkuat sinergi antar instansi terkait lewat rapat rutin gugus tugas, yang kali ini merupakan pertemuan ketiga setelah dua rapat sebelumnya pada tahun 2023. Rapat berkala ini menjadi momentum penting untuk evaluasi capaian serta koordinasi pemenuhan hak anak secara sistematis.
“Kami optimis dengan kerja sama dan komitmen semua pihak, Kabupaten Buton dapat mencapai status Kabupaten Layak Anak tingkat Madya tahun ini,” harap Sekda.
Dukungan Pimpinan Forkopimda dan Stakeholder
Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo, Kasi Pidum Kejari Buton, dan Kasat Reskrim Polres Buton secara tegas mendukung percepatan pencapaian Kabupaten Layak Anak. Selain itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, perwakilan Lapas, perbankan, para asisten Setda, kepala OPD, direktur rumah sakit, dan kepala puskesmas juga turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam rapat.
Kesimpulan dan Harapan
Rapat ini menegaskan pentingnya penguatan koordinasi, pengumpulan data yang akurat, dan pelibatan seluruh stakeholder dalam pemenuhan hak anak. Dengan langkah-langkah berkelanjutan dan kerja sama erat antar dinas, instansi vertikal, masyarakat, dan dunia usaha, Kabupaten Buton diyakini semakin dekat menuju lingkungan yang ramah anak, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi masa depan.








