Pimred Butonpos: Samsul
Butonpos.com,Takawa — Pemerintah Kabupaten Buton menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan daerah yang ramah terhadap anak melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi Gugus Tugas Persiapan Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) yang digelar di Aula Kantor Bupati Buton, Rabu (21/05/2025) pukul 09.30 WITA.
Shalawat beserta salam, kita haturkan kepada junjungan kita Nabi Besar Muhammad SAW, dengan ucapan: “Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad”. Semoga dengan selalu bershalawat, kita mendapatkan syafaat darinya di hari akhir. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.
Hadirin dan para undangan yang berbahagia, anak merupakan potensi yang sangat penting, generasi penerus masa depan bangsa, penentu kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia yang akan menjadi pilar utama pembangunan nasional. Oleh karena itu, kualitas mereka perlu ditingkatkan dan mereka harus mendapatkan perlindungan secara sungguh-sungguh. SDM yang berkualitas tidak dapat lahir secara alamiah. Jika anak-anak dibiarkan tumbuh dan berkembang tanpa perlindungan yang memadai, maka mereka akan menjadi korban dari berbagai ketidakadilan sosial dan kekerasan struktural.
Rapat penting ini terselenggara atas kerja sama antara Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Buton yang dipimpin oleh Ilham Habo Nibu, Forum Anak, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Program Nasional Indonesia Layak Anak (IDOLA). Kegiatan ini juga dilaksanakan atas perintah langsung dari Bupati Buton sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Buton dalam sambutannya menyampaikan bahwa:
“Kita harus bekerja sama dan selalu berkoordinasi. Seperti pada hari ini kita melaksanakan pertemuan atau rapat Gugus Tugas Kabupaten Buton yang ketiga kali, yang mana pertemuan yang pertama dan kedua kita laksanakan pada tahun 2023 dan tahun 2024 yang lalu. Pertemuan Gugus Tugas seharusnya dilaksanakan secara rutin sebanyak dua sampai tiga kali setiap tahunnya. Tujuan dilaksanakannya pertemuan ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi sudah sampai sejauh mana OPD dan dinas, instansi terkait merencanakan dan melakukan upaya-upaya terhadap pemenuhan hak-hak anak sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Kami berharap kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang hadir pada hari ini, apakah sebagai pimpinan dinas/instansi atau dalam kapasitas mewakili pimpinannya, agar dapat menindaklanjuti informasi ini.”
Hadir dalam rapat tersebut Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo Budi Hermansyah, SH, Kasih Pidum Kejari Buton Ivan Budi Hartanto, SH, MH, serta pemateri dari Forum Anak Provinsi Sulawesi Tenggara, Ibu Haidar. Selain itu, turut hadir kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Buton, perwakilan Lapas, pihak perbankan, para asisten daerah, kepala OPD, direktur rumah sakit, para kepala puskesmas, camat, dan organisasi masyarakat peduli anak.
Topik penting yang dibahas dalam rapat ini antara lain:
- Kesiapan Kabupaten Buton menghadapi Verifikasi Lapangan Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA)
- Evaluasi kinerja gugus tugas dan sinergi lintas sektor
- Peningkatan peran OPD dalam mengisi dan melengkapi data dukung KLA
- Strategi peningkatan partisipasi masyarakat dan dunia usaha dalam perlindungan anak
Kesimpulan rapat menyebutkan pentingnya pelaksanaan pertemuan gugus tugas secara berkala, minimal dua hingga tiga kali dalam setahun, untuk terus memantau dan mengevaluasi progres pencapaian indikator KLA. Sinergi lintas sektor menjadi kunci agar Buton mampu naik peringkat dari level Inisiasi menjadi Tingkat Madya pada tahun ini.
Seluruh Forkopimda Kabupaten Buton secara tegas menyatakan dukungannya terhadap upaya percepatan Kabupaten Buton menuju Kabupaten Layak Anak. Dukungan itu menjadi bukti kuat bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab satu lembaga, melainkan kerja kolektif seluruh elemen daerah.







