• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan
Senin, April 20, 2026
  • Login
Lintasbuton.com
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
Lintasbuton.com
No Result
View All Result
Home Buton

Pekerjaan Jalan Penghubung Buton–Busel Dikeluhkan Warga, Media Lintasbuton Sampaikan Aspirasi Masyarakat kepada Pemerintah

Pekerjaan Jalan Penghubung Buton–Busel Dikeluhkan Warga, Media Lintasbuton Sampaikan Aspirasi Masyarakat kepada Pemerintah

admin lintas by admin lintas
4 November 2025
in Buton, Ekonomi & Bisnis, Nasional, News
0
Pekerjaan Jalan Penghubung Buton–Busel Dikeluhkan Warga, Media Lintasbuton Sampaikan Aspirasi Masyarakat kepada Pemerintah
0
SHARES
75
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LintasButon.com – Aktivitas pekerjaan jalan penghubung Kabupaten Buton dan Kabupaten Buton Selatan (Busel) kini menjadi sorotan masyarakat. Proyek peningkatan jalan yang melibatkan kendaraan berat dan alat angkut material dinilai menimbulkan polusi debu cukup parah, sehingga mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan kesehatan warga sekitar, terutama anak-anak dan lansia.

Keluhan ini datang dari beberapa desa yang dilalui proyek tersebut, antara lain Desa Dongkala, Kondowa, Holimombo Jaya, Koholimombono, Wasampela, dan Wabula. Warga berharap agar pemerintah maupun pihak pelaksana proyek dapat lebih memperhatikan dampak lingkungan yang dirasakan langsung oleh masyarakat di sepanjang jalur penghubung tersebut.

Related posts

27 Januari 2026
Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

24 Januari 2026

Kepada awak media Lintasbuton, masyarakat menyampaikan keluhannya terkait kondisi jalan yang berdebu, rusak, dan berlubang akibat aktivitas kendaraan proyek. Salah satu warga Desa Dongkala, Widyawati, mengatakan bahwa debu tebal yang ditimbulkan kendaraan proyek sangat mengganggu kehidupan warga sekitar.

“Debunya sangat tebal, apalagi kalau cuaca panas. Kami jadi sulit beraktivitas di luar rumah,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh masyarakat di beberapa desa lain yang terkena dampak langsung dari aktivitas proyek tersebut. Mereka berharap agar pemerintah tidak menutup mata terhadap kondisi yang mereka alami dan segera mengambil langkah untuk mengurangi polusi debu serta memperbaiki jalan yang rusak.

Warga menegaskan bahwa pembangunan memang penting untuk kemajuan daerah, namun kesehatan masyarakat tidak bisa diabaikan. Apalagi, kondisi jalan dari Desa Dongkala hingga ke Kecamatan Wabula saat ini banyak yang berlubang dan rusak parah, sehingga saat kendaraan proyek melintas, debu semakin tebal dan menyebar ke permukiman warga.

Melalui keluhan masyarakat kepada awak media Lintasbuton, pihak media kemudian menyampaikan aspirasi warga kepada pemerintah sebagai bentuk fungsi sosial kontrol terhadap pelaksanaan proyek di lapangan.

“Kami berharap pemerintah dan pihak pelaksana proyek dapat memperhatikan dampak lingkungan yang ditimbulkan. Setiap kegiatan pembangunan sebaiknya disertai langkah pencegahan polusi, seperti penyiraman jalan secara berkala agar debu tidak mengganggu warga,” disampaikan pihak Media Lintasbuton.

Selain itu, khususnya dinas terkait diharapkan dapat turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi masyarakat dan menindaklanjuti keluhan warga secara nyata. Hal ini penting agar pelaksanaan proyek dapat berjalan lancar tanpa mengorbankan kenyamanan dan kesehatan warga sekitar.

Pihak Media Lintasbuton menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur memang menjadi kebutuhan mendesak bagi kemajuan daerah, namun pelaksanaannya harus disertai tanggung jawab sosial dan pengawasan lingkungan yang ketat. Sebagai media yang berperan dalam sosial kemanusiaan, Lintasbuton berkomitmen untuk terus menjadi wadah penyampaian aspirasi masyarakat demi terciptanya pembangunan yang seimbang antara kemajuan infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan.

Pembangunan jalan memang penting—jalan yang baik membawa kemajuan, memperlancar ekonomi, dan menghubungkan kehidupan. Tetapi di balik setiap lapisan aspal dan tumpukan material, ada paru-paru anak-anak yang berjuang melawan debu, ada napas lansia yang tersengal di tengah kabut polusi yang tak kunjung disiram.

“Kalau pembangunan hanya diukur dari panjangnya jalan yang diaspal, bukan dari sehatnya napas masyarakat yang melaluinya, maka pembangunan itu belum benar-benar berpihak pada manusia. Pembayaran boleh jalan, tapi kesehatan masyarakat itu juga harus tetap jalan.”

 

Previous Post

Syarifudin Saafa, Wakil Bupati Buton dengan Segudang Pengalaman Organisasi

Next Post

Bupati Buton Launching Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banabungi 02

Next Post
Bupati Buton Launching Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banabungi 02

Bupati Buton Launching Satuan Pemenuhan Gizi (SPPG) Banabungi 02

RECOMMENDED NEWS

Ketua DPC dan Korcam LAKI Siotapina Kunjungi Kejari Buton, Pertanyakan Kasus BUMDes Manuru

Ketua DPC dan Korcam LAKI Siotapina Kunjungi Kejari Buton, Pertanyakan Kasus BUMDes Manuru

11 bulan ago
Paslon Nomor Urut 04 Basiran & Rafiun BARAKAH Ciri Khas Pemimpin Yang Merakyat

“Basiran” Rafiun “BARAKAH ” Sosok Pemimpin Idaman Semua Pihak Untuk Memajukan Buton 3 Kali Lebih Cepat

1 tahun ago
SD Negeri 94 Buton Gelar Sosialisasi Pembelajaran Ramadhan dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat

SD Negeri 94 Buton Gelar Sosialisasi Pembelajaran Ramadhan dan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Hebat

1 tahun ago
Bupati Buton Turun Langsung Kawal Pengamanan Natal Bersama TNI Kodim 1413/Buton, Polres Buton, dan Satpol PP

Bupati Buton Turun Langsung Kawal Pengamanan Natal Bersama TNI Kodim 1413/Buton, Polres Buton, dan Satpol PP

4 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

POPULAR NEWS

  • Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Terjadi Penikaman di Wolowa Baru, Satu Warga Tewas di Tempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Bendahara Inspektorat Buton Resmi Jadi Tersangka Korupsi, Kejari Ungkap Kerugian Negara Rp412 Juta dari Belanja Perjalanan Dinas TA 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Aspirasi Pegawai ASN kabupaten Buton Akan Menggelar Aksi Damai Perjuangkan Hak Pegawai Di Kantor DPRD Kabupaten Buton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan PARABELA OGENA Oleh KESULTANAN BUTON Kepada Alimani,S.Sos,,M.Si

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Lintasbuton.com

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Recent News

  • (tanpa judul)
  • Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”
  • Aset Jalan Stadion 2 Resmi Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Buton

Category

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

Recent News

27 Januari 2026
Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

24 Januari 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In