LintasButon.com — Semangat kemerdekaan tidak hanya diisi dengan perayaan seremonial, namun juga dengan tekad dan tindakan nyata untuk menjaga kedaulatan bangsa. Dalam menghadapi tantangan zaman, menjaga integritas dan memberantas korupsi menjadi kunci utama agar kemerdekaan yang diperjuangkan para pahlawan tidak sia-sia.

Sejalan dengan itu, Dewan Pimpinan Cabang Laskar Anti Korupsi Indonesia (DPC LAKI) Buton mengambil langkah strategis dengan memasang baliho di dua titik strategis di Kabupaten Buton. Pemasangan baliho yang terletak di kawasan pendakian Takawa, Desa Dongkala, dan Desa Kaongke-Ongkea ini bertujuan mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga kemerdekaan bukan hanya dengan perayaan, melainkan juga dengan menegakkan kejujuran dan hukum.
Saat ditemui kru redaksi LintasButon pada tanggal 9 Agustus 2025, Ketua DPC LAKI Buton, Nurdin, menegaskan,
“Korupsi adalah pengkhianatan terbesar terhadap perjuangan kemerdekaan. Bangkitlah, lawan korupsi, karena masa depan bangsa ada di tangan generasi yang bersih dan jujur. Menegakkan hukum berarti menutup pintu bagi korupsi yang merusak sendi-sendi bangsa.”
“Kemerdekaan bukan hanya milik waktu,
Namun amanah untuk kita jaga selalu.
Jika hukum dianggap hanya basa-basi,
Maka keadilan pun kehilangan arti.
Bangsa yang besar tak hanya merayakan,
Tapi juga menjaga hukum dan amanat leluhur.
Jangan biarkan korupsi merajalela,
Karena itu racun yang menghancurkan jiwa.”
Lebih lanjut Nurdin menambahkan,
“Bersatu berdulat rakyat sejahtera, Indonesia maju!
Bangkit Indonesia melawan korupsi untuk menuju Buton Bersinar dan Indonesia Emas.”
Pesan-pesan ini bukan sekadar kata-kata, melainkan panggilan nyata bagi masyarakat Kabupaten Buton untuk bersama-sama menjaga nilai-nilai luhur kemerdekaan dengan menjunjung tinggi integritas dan menolak segala bentuk tindakan korupsi.
Pemasangan baliho di lokasi yang berdekatan dengan sekolah-sekolah menengah tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda sebagai penerus bangsa agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang jujur dan berani melawan ketidakadilan.

Para pemangku kepentingan di Kabupaten Buton menyambut baik langkah ini sebagai bentuk sinergi antara masyarakat dan aparat penegak hukum untuk menciptakan daerah yang bersih dari korupsi dan kondusif bagi pembangunan.
Ini membuktikan bahwa LAKI Buton tidak hanya berperan sebagai organisasi sosial biasa, tetapi juga sebagai garda terdepan dalam menegakkan nilai-nilai hukum, persatuan, dan semangat kebangsaan di Kabupaten Buton. Komitmen nyata seperti ini menunjukkan dedikasi yang tulus untuk mewujudkan Buton yang lebih aman, tertib, dan sejahtera demi masa depan bangsa yang gemilang.








