LintasButon.com – Seminar Kuliah Kerja Amaliah (KKA) Universitas Muhammadiyah Buton digelar pada Kamis, 2 Oktober 2025 di aula kantor Desa Dongkala, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton. Kegiatan ini berlangsung penuh antusias dan mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan masyarakat.
Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Desa Dongkala, La Hasani, bersama sejumlah perangkat desa. Dalam daftar hadir tercatat pula tokoh agama La Sahadi selaku Imam Desa, tokoh adat La Daud, Aipda Husni Mbakai selaku Bhabinkamtibmas, Ketua BPD Rahman Usman, Linmas Herman, serta Kepala SD La Raisi, LM., SH.
Kehadiran Sekretaris Desa Muna Amalia, Sekretaris BUMDes Rahman, kader desa seperti Rosmini, Diana Yeati, Wa Baya, dan Sumlati B., hingga perwakilan perempuan dari ibu rumah tangga, guru TK, dan kader posyandu menunjukkan betapa luasnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan ini.
Seminar diselenggarakan oleh mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Buton dengan bimbingan dosen pembimbing Hasni, SE., M.Si.. Adapun peserta KKN tersebut antara lain:
- Muhammad Afriansyah Baharuddin
- Wa Ode Vicky Ardianti
- Ery Hendrawan
- Alfa Nirmad Haris
- Rasti La Pudu
- Siti Risnawati
- Asmawati
- Fauzhia
- Rino Septian Hamrin
- Wa Ode Sarsinah
- Nova Ariani
- Nur Rimba Cece Priyai
- Magfira Natarina
- Wa Ode Dewitri
Dalam seminar ini, mahasiswa KKN memaparkan program kerja yang akan dilaksanakan di Desa Dongkala.
Untuk program fisik, meliputi:
- Pengecatan tugu selamat datang desa
- Pembuatan pembatas suci masjid
- Pemasangan papan himbauan larangan buang sampah
- Pembuatan pembatas shalat
- Pembuatan nugget ikan sayur
- Pembuatan batas desa Dongkala–Kondowa
- Lomba kegiatan akhir KKA
Sedangkan untuk program non fisik, di antaranya:
- Pengajian
- Pembersihan lingkungan desa
- Senam bersama
- Sosialisasi calistung
- Sosialisasi ice breaking
- Pembuatan akun resmi desa
- Pembuatan QRIS untuk UMKM
- Membantu launching es batu mini kelompok nelayan
Seminar KKA ini menjadi wadah silaturahmi dan diskusi bersama, sekaligus menunjukkan semangat kebersamaan antara mahasiswa, pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga.
Dengan tetap selalu mengedepankan kode etik, mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Buton berharap seluruh program yang dirancang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dalam aspek pembangunan fisik maupun pemberdayaan sumber daya manusia di Desa Dongkala.
Semoga seluruh program ini tidak hanya membawa manfaat bagi masyarakat Desa Dongkala, tetapi juga mampu mengharumkan nama Universitas Muhammadiyah Buton. Dan bila semua program terlaksana dengan baik, tugu selamat datang akan makin indah, sampah tak lagi dibuang sembarangan, UMKM makin melek digital, hingga es batu mini nelayan pun bisa jadi bukti bahwa program KKN bukan sekadar wacana di atas kertas, melainkan kerja nyata yang bisa dirasakan bersama.








