• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan
Sabtu, Maret 14, 2026
  • Login
Lintasbuton.com
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
Lintasbuton.com
No Result
View All Result
Home Buton

Sampah Cemari Laut dan Hutan Mangrove di Dermaga Desa Balimu, Ketua Pokmaswas Minta Tanggung Jawab Dinas Terkait

Sampah Cemari Laut dan Hutan Mangrove di Dermaga Desa Balimu, Ketua Pokmaswas Minta Tanggung Jawab Dinas Terkait

admin lintas by admin lintas
16 September 2025
in Buton, Hukum & Kriminal, Nasional, News
0
Sampah Cemari Laut dan Hutan Mangrove di Dermaga Desa Balimu, Ketua Pokmaswas Minta Tanggung Jawab Dinas Terkait
0
SHARES
68
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

LintasButon.com – Laut di sekitar dermaga Desa Balimu, Kecamatan Lasalimu Selatan, tercemar oleh tumpukan sampah yang diduga berasal dari aktivitas masyarakat dan para pengunjung. Kondisi ini kian memprihatinkan karena turut mengancam ekosistem hutan mangrove yang tumbuh di kawasan tersebut.

Ketua Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Desa Balimu, La Gafur, mengaku kewalahan menghadapi persoalan yang terus berulang meski imbauan agar tidak membuang sampah ke laut maupun pesisir sudah sering disampaikan. Ia menilai kurangnya perhatian dari dinas terkait memperparah situasi pencemaran.

Related posts

27 Januari 2026
Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

24 Januari 2026

“Setiap hari kami temukan plastik, botol, bahkan limbah rumah tangga berserakan di sekitar dermaga. Sampah-sampah ini terbawa arus dan menyangkut di akar-akar mangrove. Kalau dibiarkan, rusak semua ekosistemnya,” ujar La Gafur, Senin (15/9).

Hutan mangrove di Desa Balimu selama ini berfungsi sebagai pelindung pantai sekaligus habitat berbagai biota laut. Namun, keberadaan sampah kini mulai mengancam kelestariannya. Beberapa tanaman mangrove tampak mengering dan mati akibat tertutup limbah plastik yang menumpuk.

La Gafur menyayangkan minimnya aksi nyata dari pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, dan Dinas Perikanan. Ia meminta agar segera ada langkah serius, mulai dari penyediaan tempat pembuangan sampah terpadu hingga edukasi berkelanjutan bagi masyarakat.

“Kami di Pokmaswas sudah berupaya semampunya, tetapi ini butuh dukungan kebijakan dan fasilitas dari dinas terkait. Jangan sampai semuanya sudah rusak baru ada tindakan,” tegasnya.

Masyarakat setempat juga mulai resah. Beberapa nelayan mengeluhkan hasil tangkapan menurun akibat laut yang tercemar. Mereka berharap adanya kegiatan gotong royong pembersihan secara berkala serta pengawasan ketat terhadap pembuangan sampah sembarangan. Selain itu, warga meminta agar Dinas Lingkungan Hidup bersama dinas terkait lainnya benar-benar turun langsung untuk menangani persoalan ini, bukan sekadar menunggu laporan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, maupun Dinas Perikanan Kabupaten Buton terkait penanganan masalah pencemaran tersebut.

Di balik tumpukan sampah yang terus mengapung, laut dan mangrove seakan menyuarakan keluhannya: “Kami penyangga kehidupan, tapi kerap dijadikan tempat pembuangan.” Jika kerusakan dibiarkan, bukan hanya akar mangrove yang mati, tetapi juga akar kehidupan manusia yang perlahan ikut tercabut. Ironisnya, ketika manusia sibuk membangun jembatan dan dermaga untuk mendekati laut, justru di saat yang sama mereka tengah merobohkan benteng alami yang selama ini menjaga garis pantai. Pada akhirnya, alam memang tidak pernah menuntut balas, hanya diam—sampai tiba saatnya manusia sendiri yang menanggung akibat dari abai dan rakusnya.

Karena itu, Pemkab Buton bersama Dinas Lingkungan Hidup diharapkan tidak menutup mata. DLH sebagai garda terdepan pengelolaan lingkungan mesti hadir lebih cepat dengan aksi nyata, mulai dari penyediaan sarana, patroli, hingga edukasi berkelanjutan. Sebab menjaga laut dan hutan mangrove bukan hanya soal estetika alam, tetapi juga soal warisan hidup bagi generasi mendatang.

 

Previous Post

Pemkab Buton Hentikan Sementara Pemuatan Aspal di Jalan Daerah, Wakil Bupati Buton: Jangan Sampai Infrastruktur dan Masyarakat Jadi Korban

Next Post

Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra Hadiri PNLG Forum 2025 di Jakarta

Next Post
Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra Hadiri PNLG Forum 2025 di Jakarta

Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra Hadiri PNLG Forum 2025 di Jakarta

RECOMMENDED NEWS

SD Negeri 117 Buton Keluhkan Kekurangan RKB Untuk Sekolah dan Kantor

SD Negeri 117 Buton Keluhkan Keruangan RKB Untuk Sekolah dan Kantor

1 tahun ago
Tim Kurator dan Pengadilan Niaga Makassar Akan Pasang Plang Penyitaan Aset Umar Samiun di Baubau

Tim Kurator dan Pengadilan Niaga Makassar Akan Pasang Plang Penyitaan Aset Umar Samiun di Baubau

5 bulan ago
Semangat Kebersamaan Terjaga, Warga Dusun Wapomaru Gotong Royong Bangun Pondasi Rumah

Semangat Kebersamaan Terjaga, Warga Dusun Wapomaru Gotong Royong Bangun Pondasi Rumah

3 bulan ago
Putusan Musyawarah Adat Desa Koholimombono Di Nilai Tidak Etis, dan Tidak Berperikemanusiaan Diduga Bertentangan Dengan Konsitusi

Putusan Musyawarah Adat Desa Koholimombono Di Nilai Tidak Etis, dan Tidak Berperikemanusiaan Diduga Bertentangan Dengan Konsitusi

1 tahun ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

POPULAR NEWS

  • Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Terjadi Penikaman di Wolowa Baru, Satu Warga Tewas di Tempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Bendahara Inspektorat Buton Resmi Jadi Tersangka Korupsi, Kejari Ungkap Kerugian Negara Rp412 Juta dari Belanja Perjalanan Dinas TA 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Aspirasi Pegawai ASN kabupaten Buton Akan Menggelar Aksi Damai Perjuangkan Hak Pegawai Di Kantor DPRD Kabupaten Buton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan PARABELA OGENA Oleh KESULTANAN BUTON Kepada Alimani,S.Sos,,M.Si

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Lintasbuton.com

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Recent News

  • (tanpa judul)
  • Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”
  • Aset Jalan Stadion 2 Resmi Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Buton

Category

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

Recent News

27 Januari 2026
Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

Musda XI Golkar Buton Resmi Digelar, Usung Tema “Golkar Solid Indonesia Maju”

24 Januari 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In