LintasButon.com ,Manuru – Malam yang tenang di Dusun Wapomaru Jaya, Desa Manuru, Kecamatan Siotapina, mendadak berubah panik. Tiga orang satu keluarga harus dilarikan ke rumah sakit setelah diduga keracunan usai menyantap sayuran pada makan malam, Senin (22/09/2025) sekitar pukul 22.00 WITA.
Ketiganya adalah La Tia (60), Wa Nuti (56), dan Robi (65) yang diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Usai makan malam, mereka mendadak mengalami mual, muntah, hingga pusing hebat. Keluarga yang panik dibantu warga segera membawa korban ke Puskesmas Matanauwe untuk pertolongan pertama. Namun karena kondisi tak kunjung membaik, ketiganya akhirnya dirujuk ke RSUD Laburunci guna mendapatkan perawatan intensif.
Di tengah kepanikan itu, La Tupi (36), salah satu keluarga korban, menceritakan melalui pesan WhatsApp kepada redaksi Lintasbuton.com, bahwa hingga saat ini pemerintah desa setempat belum mengetahui langsung peristiwa tersebut. Ia menambahkan, pihak Polsek Sampuobalo melalui Bhabinkamtibmas langsung menuju Puskesmas Matanauwe setelah mendapat laporan dari warga.
“Yang saya tahu pemerintah desa belum ada di tempat saat kejadian. Untung ada bantuan dari warga dan pihak kepolisian yang sempat datang melihat kondisi keluarga kami,” ungkap La Tupi dengan penuh harap agar ada perhatian lebih.
Hingga berita ini diturunkan, ketiga korban masih menjalani perawatan di RSUD Laburunci. Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa masalah pangan dan kesehatan di tingkat desa masih sangat rentan. Masyarakat kerap mengandalkan bahan makanan seadanya tanpa mengetahui risiko yang bisa membahayakan keselamatan.
Kasus ini bukan hanya tentang tiga nyawa yang kini berjuang di rumah sakit, tetapi juga menyangkut pentingnya peran pemerintah desa hingga pemerintah daerah dalam edukasi pangan dan penanganan darurat kesehatan masyarakat.
Kami percaya, hadirnya pemerintah di tengah masyarakat bukan hanya ketika seremoni, tetapi juga saat rakyat berhadapan dengan ancaman hidup seperti peristiwa ini. Sudah saatnya Pemdes, Pemkab, hingga instansi kesehatan lebih serius memastikan keamanan pangan dan kesiapsiagaan layanan darurat.
Jangan biarkan kejadian di Manuru sekadar menjadi berita sesaat. Ia harus menjadi alarm peringatan bagi semua pihak bahwa keselamatan warga kecil adalah tanggung jawab bersama.
Kru lintasButon -Nurlan








