LintasButon.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Buton memediasi badan usaha bersama BPJS Kesehatan Cabang Baubau guna mendorong kepatuhan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Fokus utama kegiatan ini adalah memastikan seluruh karyawan di Kabupaten Buton mendapatkan perlindungan kesehatan melalui BPJS.
Mediasi yang digelar di Aula Kejari Buton, Pasarwajo, Rabu (10/9/2025) ini menindaklanjuti Surat BPJS Kesehatan Cabang Baubau Nomor: 1487/IX-08/0925 tertanggal 8 September 2025 terkait pengawasan dan pemeriksaan kepatuhan pemberi kerja.
Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejari Buton, Muhamad Akbar, S.H., M.H., menegaskan bahwa peran kejaksaan adalah membantu BPJS melalui MoU yang sudah ditetapkan dari pusat. “Tujuannya sederhana, agar para pekerja terlindungi. Kami hanya memediasi, bukan memaksa. Unsur paksaan itu tidak ada,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa JKN merupakan program penting untuk menjamin kesehatan pekerja. “Karyawan harus tercover BPJS, itu poin utamanya. Kami hanya ingin bagaimana Buton berkembang lebih baik dengan masyarakat yang sehat dan terlindungi,” jelasnya.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buton, Simiati, juga menegaskan bahwa seluruh perusahaan, besar maupun kecil, wajib mendaftarkan karyawannya. “Jaminan kesehatan itu penting untuk keselamatan pekerja. Karena itu, kami terus menekankan agar semua perusahaan patuh,” katanya.
Sementara itu, Komisaris PT Media Siber Kamaru, Agusrin, S.E., mendukung penuh program JKN. Menurutnya, BPJS Kesehatan sangat bermanfaat, meski kondisi keuangan perusahaan sering menjadi tantangan. “Kami yakin semua badan usaha mau kooperatif, tapi tetap perlu dukungan regulasi agar usaha bisa tumbuh sehat,” ujarnya.
Hukum tidak sedang mencari siapa yang paling keras, tapi siapa yang paling taat. Kejaksaan mengingatkan, jangan tunggu hukum mengetuk pintu dengan palu besi, sementara kewajiban sederhana seperti melindungi kesehatan karyawan saja masih diabaikan. Karena pada akhirnya, hukum bisa saja diam, tetapi ketika bicara, suaranya lebih keras daripada teriakan mesin usaha yang dikejar keuntungan semata.








