Butonpos.com, Koholimombono – Pemerintah Desa Koholimombono, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, menggelar Musyawarah Desa Khusus dalam rangka pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih pada hari Minggu, 25 Mei 2025 pukul 09:00 WITA di Balai Desa Koholimombono. Kegiatan ini merupakan bagian dari program nasional untuk memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan koperasi yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

Musyawarah diawali secara khidmat dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pemutaran pidato Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya membesarkan dan mengembangkan koperasi sebagai fondasi utama kemandirian ekonomi desa.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Wabula dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain:
- Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Buton, Murtaba Muru
- Kabid Koperasi Arsad (mewakili Kadis Koperasi)
- Pendamping Kecamatan Wabula
- Kepala Desa Koholimombono, La Amiri
- Ketua BPD, La Ariama
Dalam pemaparannya, Murtaba Muru membawakan materi dengan gaya bahasa santun dan penuh keramahan, menciptakan suasana musyawarah yang hangat dan hidup. Ia membuka penyampaiannya dengan pantun:
Beliau menjelaskan bahwa Koperasi Merah Putih merupakan program nasional yang dibentuk langsung oleh pemerintah pusat, dan berada di bawah naungan 18 kementerian dan lembaga, sebagai bagian dari upaya membangkitkan ekonomi rakyat berbasis desa.
Kabid Koperasi Arsad turut menjelaskan apa itu Koperasi Merah Putih dan bagaimana regulasi serta tata kelolanya menentukan maju atau mundurnya suatu koperasi. Ia menekankan pentingnya transparansi, partisipasi aktif anggota, serta keseriusan dalam mengelola unit-unit usaha.
Target dan Rencana Pelaksanaan
Pemerintah pusat menargetkan pembentukan 70.000 hingga 80.000 koperasi di seluruh desa di Indonesia. Saat ini, 64.000 gabungan kelompok tani (Gapoktan) telah menyatakan kesiapan untuk bermigrasi menjadi koperasi.
Program ini dilaksanakan melalui tiga jalur utama:
- Mendirikan koperasi baru
- Merevitalisasi koperasi yang ada
- Mengembangkan koperasi yang telah berjalan
Setiap desa direncanakan mendapatkan permodalan sebesar Rp5 miliar, yang bersumber dari Dana Desa, APBN, APBD, ataupun pinjaman dari Bank BUMN.
Pelatihan dan Unit Usaha
Untuk menunjang keberlanjutan usaha koperasi, pengurus akan diberi pelatihan manajemen bisnis. Koperasi akan mengelola berbagai unit usaha, antara lain:
- Pengumpul produk pertanian
- Klinik desa
- Gerai sembako dan obat
- Bengkel
- Unit simpan pinjam
- Cold storage dan distribusi logistik, termasuk penyaluran bahan makanan program Makan Bergizi Gratis
Musyawarah dilanjutkan dengan pembentukan Koperasi Merah Putih Desa Koholimombono, yang dipimpin oleh Ketua BPD, La Ariama. Berikut susunan pengurus koperasi yang telah disepakati:
- Sabin – Ketua
- Samsul – Wakil Ketua Bidang Usaha
- Nuryana – Wakil Ketua Bidang Keanggotaan
- Rahma Wati – Sekretaris
- Maryati – Bendahara
Sebagai penutup, Murtaba Muru kembali menyampaikan pantun yang menegaskan semangat kolaborasi dan kebangkitan ekonomi desa:
“Pergi melaut saat pagi,
Pulangnya bawa ikan tenggiri.
Jika desa ingin mandiri,
Koperasi harus jadi jantung negeri.”
Dengan semangat “Kopdes Merah Putih, Bangun Desa, Indonesia Raya”, kegiatan ini menjadi langkah awal strategis untuk membangun desa yang mandiri, sejahtera, dan berdaya saing melalui sistem koperasi yang terarah dan profesional.
Butonpos 25/5/2025








