LintasButon.com – Suasana meriah menyelimuti pelataran Alun-alun Takawa pada Rabu, 24 September 2025, saat Bupati Buton, Alvin Akawijaya Putra, SH, secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup I Tahun 2025.
Acara pembukaan diawali dengan laporan dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Buton, La Ode Ricky Rizky Nugraha, yang menyampaikan dasar pelaksanaan lomba, peserta, serta tujuan dari turnamen ini.
Dalam laporannya, Ricky merinci bahwa turnamen ini dilaksanakan berdasarkan sejumlah regulasi, di antaranya Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional, serta dukungan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Dalam Negeri, hingga Sekretariat Daerah Kabupaten Buton.
Turnamen diikuti 26 tim Desa/Kelurahan se-Kabupaten Buton, dengan ketentuan setiap tim terdiri dari 20 pemain (U-20 dan senior), serta minimal 5 pemain U-20 wajib bermain penuh di setiap pertandingan. Sistem pertandingan menggunakan format setengah kompetisi.
Adapun lokasi kegiatan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Takawa dan Lapangan Sepak Bola Kantor DPRD Kabupaten Buton. Pertandingan dijadwalkan berlangsung mulai Jumat, 26 September hingga 20 Oktober 2025.
Tujuan utama turnamen ini, kata Ricky, adalah memberikan motivasi serta dorongan bagi atlet-atlet muda tingkat Desa/Kelurahan, khususnya di cabang olahraga sepak bola.
Setelah laporan Kadispora, Bupati Alvin Akawijaya Putra memberikan sambutan penuh semangat. Ia menekankan bahwa turnamen bukan sekadar mencari juara, tetapi menjadi wadah memperlihatkan skill para pemain muda sekaligus mempererat silaturahmi.
“Turnamen ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga wadah memperlihatkan skill-skill di lapangan hijau. Saya berharap pertandingan berjalan tertib, karena kita semua teman, kita semua saudara,” ucap Alvin.
Dengan gaya khasnya, Bupati Alvin juga melontarkan humor yang membuat suasana semakin cair.
“Saya penasaran ingin melihat anggota-anggota DPRD kita. Biasanya kalau rapat RDP suka banyak keberatan, nah sekarang saya mau lihat bagaimana performa mereka di lapangan,” ujarnya, disambut tawa riuh penonton.
Sebagai bagian dari acara pembukaan, turut digelar pertandingan persahabatan antara tim eksekutif dan legislatif. Laga yang penuh hiburan itu akhirnya dimenangkan oleh tim legislatif dengan skor 3–0, disambut sorak-sorai penonton
Namun, lebih dari sekadar hasil akhir, pertandingan ini menjadi contoh baik bahwa kalah dan menang bukanlah tujuan utama. Yang terpenting adalah kebersamaan, sportivitas, dan semangat mempererat hubungan antara eksekutif dan legislatif demi kemajuan daerah.
Alvin pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk Partai NasDem yang menyumbangkan 100 dos air mineral demi kelancaran kegiatan.
“Terima kasih atas dukungan semua pihak, semoga Bupati Cup ini menjadi awal kebangkitan sepak bola di Kabupaten Buton,” tutupnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wakil Bupati Buton, Syarifudin Saafa, S.T., serta unsur Forkopimda Kabupaten Buton, yang turut memberikan semangat bagi suksesnya turnamen perdana ini.
Dan sebagaimana suasana kekeluargaan yang tampak di lapangan, ada yang bersorak riang, ada pula yang tersenyum sambil menghibur diri. Karena pada akhirnya, baik eksekutif maupun legislatif sama-sama menyadari: di lapangan hijau tak ada kursi empuk, yang ada hanya keringat, tawa, dan persaudaraan.








