LintasButon.com – Sebanyak 13 mahasiswa Universitas Muhammadiyah Buton (UM Buton) resmi tercatat sebagai peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun 2025. Mereka akan melaksanakan pengabdian di Desa Kondowa, Kecamatan Pasarwajo, Kabupaten Buton.
Peserta KKN ini berasal dari berbagai program studi, di antaranya Pendidikan Guru SD, Pendidikan Agama Islam, Ilmu Pemerintahan, Manajemen, Bimbingan dan Konseling, Ilmu Komunikasi, hingga Akuntansi. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui program pemberdayaan, pendidikan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan.
Pada hari Kamis, 25 September 2025, para mahasiswa KKN UM Buton resmi memulai kegiatannya dan diterima langsung oleh Kepala Desa Kondowa, Ruslan, bertempat di Kantor Desa Kondowa. Dalam penyambutannya, Ruslan menyampaikan apresiasi dan dukungannya. “Kami menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa di desa kami. Semoga program kerja yang akan dijalankan bisa membantu desa, baik dalam pendidikan, sosial maupun peningkatan ekonomi. Pemerintah desa akan selalu siap mendukung selama kegiatan KKN berlangsung,” ujarnya.
Para mahasiswa juga didampingi langsung oleh dosen pembimbing lapangan, Edison, S.Pd., M.Pd., yang turut menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Kondowa atas penerimaan yang hangat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Desa Kondowa yang sudah memberikan izin kepada mahasiswa kami UM Buton untuk melaksanakan Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Kondowa ini. Tentunya program KKN ini bukan saja kegiatan seremonial semata, tetapi diharapkan kehadiran mahasiswa di tengah desa khususnya Desa Kondowa dapat memberikan dampak positif melalui program-program kerja nyata mahasiswa, baik secara fisik maupun nonfisik selama berada di lapangan,” ungkap Edison.
Kegiatan KKN di Desa Kondowa ini akan berlangsung selama 1 bulan penuh, di mana mahasiswa dijadwalkan melaksanakan berbagai program kerja sesuai dengan kebutuhan desa.
Panitia pelaksana KKN UM Buton 2025 sendiri diketuai oleh Dr. Samsul Bahri, SE., M.E., dengan Dr. Maruf, L.Pd. sebagai sekretaris.
Kegiatan KKN ini menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya di bidang pengabdian kepada desa. Dan tentu saja, ucapan terima kasih yang berulang-ulang kali disampaikan bukanlah basa-basi, melainkan pengingat halus bahwa penerimaan hangat kadang lebih bernilai daripada sambutan megah yang penuh formalitas.








