• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan
Selasa, Desember 16, 2025
  • Login
Lintasbuton.com
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
Lintasbuton.com
No Result
View All Result
Home Buton

TPP ASN Tidak Terbayarkan Sekda Sibuk Dengan Perjalanan Dinas

Admin by Admin
21 Oktober 2024
in Buton, Daerah, Ekonomi & Bisnis, Hukum & Kriminal, Nasional, News, Politik
0
TPP ASN Tidak Terbayarkan Sekda Sibuk Dengan Perjalanan Dinas
0
SHARES
223
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Butonpos, Pasarwajo – Para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Buton masih menunggu kejelasan terkait pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang sudah tertunda selama beberapa bulan. Keterlambatan pembayaran ini diduga terjadi karena Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, sering kali sibuk dengan perjalanan dinas dan jarang berada di kantor, sehingga urusan TPP seolah tak dihiraukan.

Related posts

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

15 Desember 2025
Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

11 Desember 2025

Menurut laporan sejumlah ASN, mereka telah berusaha mencari kepastian mengenai kapan TPP mereka akan dibayarkan, namun sejauh ini belum mendapatkan jawaban memadai. “Sudah beberapa bulan kami menunggu, tapi belum ada kejelasan kapan TPP akan cair. Sekda jarang masuk kantor, dan masalah ini sepertinya dianggap tidak terlalu penting,” ujar salah satu ASN yang meminta namanya dirahasiakan.

Keadaan semakin rumit karena para ASN kini bingung harus mengadu ke mana terkait permasalahan ini. Dengan absennya Sekda yang seharusnya bertanggung jawab atas kebijakan administrasi keuangan, mereka merasa tidak ada jalur resmi yang dapat diandalkan untuk mengurus persoalan tersebut. “Kami tidak tahu lagi harus mengadu ke mana. Biasanya Sekda yang menangani hal-hal seperti ini, tapi karena dia jarang di tempat, kami kebingungan,” tambah seorang ASN lainnya.

Tidak hanya ASN yang merasa kecewa, masyarakat pun mulai mengeluhkan dampak dari jarangnya Sekda masuk kantor, yang dinilai mengganggu pelayanan pemerintahan di Kabupaten Buton. “Bagaimana pemerintahan bisa berjalan dengan baik kalau Sekdanya jarang di kantor? Kami sebagai warga pun kesulitan mengurus hal-hal penting,” keluh salah seorang warga Buton.

Menurut data dari Kementerian Keuangan, Pemerintah Kabupaten Buton telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp.180,12 miliar untuk belanja barang dan jasa pada tahun 2024. Namun, hingga Oktober 2024, serapan anggaran baru mencapai 42,28 persen atau Rp.76,16 miliar. Pemkab Buton juga diketahui telah memotong sekitar Rp.700 juta atau 0,39 persen dari anggaran belanja, sementara anggaran TPP ASN sebesar Rp.24 miliar dialihkan untuk menutupi kekurangan anggaran di sektor lain.

Plt Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Buton, Siti Raimuna, menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran menjadi alasan utama mengapa TPP ASN tidak akan dibayarkan tahun ini. Menurutnya, pemerintah daerah harus terlebih dahulu memenuhi kewajiban mendesak lainnya seperti penambahan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar Rp.12 miliar, pembayaran pokok utang sebesar Rp.7,8 miliar, dan kekurangan gaji pegawai yang mencapai Rp.27 miliar.

“Kondisi keuangan kita sangat terbatas. Tahun ini, TPP ASN tidak bisa dibayarkan karena prioritas anggaran dialihkan ke kebutuhan mendesak lainnya. Kami harus memastikan bahwa kewajiban utama pemerintah daerah terpenuhi terlebih dahulu,” kata Siti Raimuna.

Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, yang seharusnya menjadi pihak yang bertanggung jawab atas penyelesaian masalah ini, dianggap kurang memberikan perhatian karena kesibukan perjalanan dinasnya. ASN dan masyarakat berharap Sekda segera fokus pada penyelesaian masalah anggaran dan pembayaran TPP, sehingga hak-hak mereka bisa segera terpenuhi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kejelasan kapan pembayaran TPP ASN akan dilakukan, dan para ASN masih mencari tahu jalur pengaduan yang dapat mereka tempuh untuk menyelesaikan persoalan ini.

Butonpos -senin/21/Oktober/2024

Previous Post

PDIP Siapkan Menangkan H.La Ode Naane & H.Akalim Untuk Pilkada 2025-2030

Next Post

Kampanye Terbatas BARAKAH di Desa kumbewaha Membawa Perubahan 3 Kali Lebih Cepat

Next Post
Kampanye Terbatas BARAKAH di Desa kumbewaha Membawa Perubahan 3 Kali Lebih Cepat

Kampanye Terbatas BARAKAH di Desa kumbewaha Membawa Perubahan 3 Kali Lebih Cepat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Suara Jurnalis Lokal: Antara Pengabdian dan Harapan di Tengah Pembangunan Buton

Suara Jurnalis Lokal: Antara Pengabdian dan Harapan di Tengah Pembangunan Buton

2 bulan ago
Bupati Buton Jajaki Dukungan Pusat untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Bupati Buton Jajaki Dukungan Pusat untuk Percepatan Pembangunan Daerah

8 bulan ago
Keterlambatan Eksekutif, Kejar Tayang di DPRD: KUA-PPAS Perubahan APBD 2025 Akhirnya Dibahas

Keterlambatan Eksekutif, Kejar Tayang di DPRD: KUA-PPAS Perubahan APBD 2025 Akhirnya Dibahas

3 bulan ago
Desa Koholimombono Gelar Musyawarah Desa Khusus untuk Pembentukan Koperasi Merah Putih

Desa Koholimombono Gelar Musyawarah Desa Khusus untuk Pembentukan Koperasi Merah Putih

7 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

POPULAR NEWS

  • Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Terjadi Penikaman di Wolowa Baru, Satu Warga Tewas di Tempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Aspirasi Pegawai ASN kabupaten Buton Akan Menggelar Aksi Damai Perjuangkan Hak Pegawai Di Kantor DPRD Kabupaten Buton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan PARABELA OGENA Oleh KESULTANAN BUTON Kepada Alimani,S.Sos,,M.Si

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pedagang Pasar dan Pedagang Kaki Lima di Pasar Kaloko Berseteru, Hampir Terjadi Adu Jotos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Lintasbuton.com

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Recent News

  • Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari
  • Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton
  • TP-PKK Sultra Kunjungi Sejumlah Desa di Kecamatan Wabula, Tinjau Posyandu dan Sosialisasi Cegah Stunting

Category

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

Recent News

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

Kuasa Hukum Bantah Isu Kekalahan, Sara Wabula Ajukan Gugatan Baru di PTUN Kendari

15 Desember 2025
Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

Pelantikan Komite Baru dan Sosialisasi 7 Kebiasaan Anak Hebat di SMP Negeri 38 Buton

11 Desember 2025
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In