LintasButon.com – Alun-alun Takawa menjadi pusat peringatan HUT RI ke-80. Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 di Buton merupakan upacara perdana yang dipimpin Bupati Alvin Akawijaya Putra, didampingi Wakil Bupati Syarifudin Saafa, dengan Bupati bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Upacara diikuti jajaran Muspida Buton, termasuk Dandim 1413 Buton Letkol Inf Arif Nofiyanto, Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, S.H., S.I.K., M.M., Tr, Kepala Kejaksaan Negeri Buton Gunawan Wisnu Murdiyanto, S.H., M.H., anggota DPRD, kepala OPD beserta istri, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta peserta dari:

- Koramil 1413-02/Pasarwajo & Koramil 1413-10/Lasalimu
- Polres Buton & Satpol PP
- Pelajar SD, SMP, SMA, dan guru sekecamatan Pasarwajo
- Pejabat daerah Buton
Perwira Upacara:
- Danramil 1413-03 Kapontori Lettu Inf Joni Adam
- Komandan Paskibra Serka Ali Tanda (Koramil 1413-02/Pasarwajo)
- Danup (Pemimpin Upacara) Lettu Inf Al Isram
Sekitar pukul 10.00 WITA, sirine berbunyi menandai detik-detik Proklamasi 1945. Ketua DPRD Mara Rusli Sihaji, SH membacakan teks lengkap:
” PROKLAMASI “
“Kami bangsa Indonesia dengan ini menyatakan Kemerdekaan Indonesia. Hal-hal yang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan cara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya. Jakarta, 17 Agustus 1945. Atas nama bangsa Indonesia, Sukarno-Hatta.”
Tim pengibar bendera merah putih menata diri dan sukses mengibarkan sang saka.
Bupati Alvin menegaskan bahwa melalui peringatan HUT RI ke-80, masyarakat dan pemerintah Buton harus terus mengabdi kepada nusa dan bangsa:

“Hari 17 Agustus melambangkan kemerdekaan kita. Semoga semangat pengabdian dan persatuan tetap terpatri dalam hati setiap warga Buton menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Program Kesehatan dan Lomba
Perayaan juga diwarnai peluncuran gerakan “Orang Tua Asuh Cegah Stunting” (GENTING), dipimpin BKKBN Buton Sarnia, SKM, M.Kes, dengan target menurunkan angka stunting dari 34 menjadi 14.
Berbagai lomba seperti Gerak Jalan Indah (GJI), lomba kebersihan desa/kelurahan, dan karnaval kostum merah-putih digelar sebagai simbol semangat pengabdian nyata dan gotong-royong. Hadiah diserahkan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati.
Juara lomba:
- Karnaval Merah Putih Kostum: DINKES, SETDA, DINSOS
- Penampilan Terbaik: RSUD Buton, Badan Riset, Kecamatan Lasalimu
- Partisipasi Terbanyak: DINKES & POL PP, Wabula & Poltekes, PDAM
- Juara Terbaik: DINKES
Semangat Merah Putih dan Pengabdian

“Di tengah cuaca pagi yang sedikit mendung, derap langkah Paskibra yang dipimpin oleh Serka Ali Tanda terdengar menggelegar bak guntur, menyapu seluruh lapangan dengan ritme tegas dan teratur. Setiap langkah menyalakan semangat juang bagi seluruh peserta.
Suara komando Serka Ali Tanda mengingatkan kita pada era 1945—Bung Karno berapi-api, Bung Hatta penuh keteguhan, Bung Tomo berani, dan Jenderal Soedirman disiplin luar biasa.
Derap langkah yang rapi dan menggelegar seakan mengajarkan bahwa pengabdian kepada nusa dan bangsa harus terus terpatri. Saat langkah Paskibra berhenti, gema semangat itu tetap menempel di hati setiap peserta: “Bangkitlah! Jangan biarkan semangatmu pudar di tanah air yang kita cintai ini”
“Berkibarlah bendera merah putih untuk selamanya.








