• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan
Sabtu, Januari 24, 2026
  • Login
Lintasbuton.com
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini
No Result
View All Result
Lintasbuton.com
No Result
View All Result
Home Buton

Sengketa Sumber Air Wakaitai Mencuat Di Forum Rumah Adat Ba’ruga Desa Kondowa Dongkala

Admin by Admin
24 Desember 2024
in Buton, Daerah, Hukum & Kriminal, News, Politik
0
Sengketa Sumber Air Wakaitai Mencuat Di Forum Rumah Adat Ba’ruga Desa Kondowa Dongkala
0
SHARES
118
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

 

Butonpos.com, Kondowa Dongkala —
Perselisihan terkait kepemilikan dan pengelolaan sumber mata air Wa Kaitai antara pihak Syara Kondowa Dongkala dan pengelola desa memanas setelah mencuat dalam forum yang berlangsung di rumah adat Ba’ruga Desa Kondowa Dongkala pada tanggal 11-13 Desember 2024 malam.

Related posts

Aset Jalan Stadion 2 Resmi Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Buton

Aset Jalan Stadion 2 Resmi Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Buton

23 Januari 2026
Sterry Fendy Andih Resmi Menjabat Kepala Buton,

Sterry Fendy Andih Resmi Menjabat Kepala Buton,

21 Januari 2026

Dalam forum tersebut, pihak Syara Kondowa Dongkala, yang juga merupakan perwakilan masyarakat, menegaskan bahwa sumber mata air Wa Kaitai merupakan milik adat yang telah diwariskan secara turun-temurun dan memiliki nilai historis serta spiritual bagi masyarakat adat. Mereka mengkritik pengelolaan sumber air oleh pihak desa yang dinilai tidak transparan, terutama terkait laporan keuangan dari hasil pengelolaan air melalui BUMDes.

“Air yang dikelola oleh pihak desa melalui BUMDes tidak jelas pertanggungjawabannya. Tidak pernah ada laporan resmi yang kami terima, sementara masyarakat adat adalah bagian dari pihak yang berhak atas sumber daya ini,” ujar salah satu perwakilan Syara Kondowa Dongkala dalam forum tersebut.

Lebih lanjut, pihak Syara menyatakan bahwa dalam beberapa kesempatan, anggota yang mengelola air Wa Kaitai tidak pernah hadir untuk mempertanggungjawabkan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pengelolaan sumber air tersebut. Hal ini semakin memperburuk ketegangan antara kedua belah pihak, karena pihak adat merasa tidak ada transparansi dalam pengelolaan sumber daya yang sangat penting bagi masyarakat.

Pihak Syara juga meminta agar pengelolaan sumber air tersebut sepenuhnya diserahkan kepada mereka. Menurut mereka, langkah ini penting untuk menjaga nilai-nilai adat dan memastikan manfaatnya tetap dirasakan oleh masyarakat adat secara langsung.

Sumber mata air Wa Kaitai menjadi sumber utama kebutuhan air bersih bagi masyarakat Desa Kondowa. Sumber ini telah digunakan oleh masyarakat setempat selama bertahun-tahun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk untuk konsumsi dan keperluan lainnya. Oleh karena itu, keberlanjutan dan transparansi pengelolaan air ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Desa Kondowa, Ruslan, juga memberikan keterangan bahwa terkait masalah pengelolaan air Wa Kaitai, dirinya hanya mengetahui keberadaan sumber air tersebut dan pengelolaannya sebagai pemerintah desa, tetapi tidak terlibat langsung dalam pengambilan keputusan atau pengelolaan sehari-hari.

Seorang tokoh adat yang enggan disebutkan namanya menilai konflik ini bukan hanya persoalan kepemilikan, tetapi juga soal kepercayaan. “Jika pengelolaan ini dilakukan secara transparan dan melibatkan Syara, mungkin tidak akan ada konflik seperti sekarang. Perselisihan ini bisa dihindari jika ada komunikasi dan laporan yang terbuka,” tuturnya.

Perdebatan ini muncul karena adanya ketegangan antara adat dan pengelola desa dalam mengatur sumber daya penting bagi masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, pihak adat mendesak adanya mediasi untuk menyelesaikan sengketa ini dengan melibatkan kedua belah pihak secara setara.

Masyarakat Desa Kondowa berharap sengketa ini dapat diselesaikan dengan bijaksana, tanpa mengorbankan nilai adat maupun kepentingan masyarakat umum. Pemerintah Kabupaten Buton diharapkan turun tangan untuk memberikan solusi yang adil dan menjaga keharmonisan masyarakat setempat.

Redaksi Butonpos 24/12/2024

 

Previous Post

Pisah Sambut Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hikmah Kota Baubau Berjalan Lancar

Next Post

LAKI Buton Desak Tim Independen Audit Penyalahgunaan Dana BUMDES di Desa Manuru Kecamatan Siotapina

Next Post
LAKI Buton Desak Tim Independen Audit Penyalahgunaan Dana BUMDES di Desa Manuru Kecamatan Siotapina

LAKI Buton Desak Tim Independen Audit Penyalahgunaan Dana BUMDES di Desa Manuru Kecamatan Siotapina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Ketua DPRD Kabupaten Buton Mararusli Sihaji,S.H,Bersama Kadis Perdangan dan Kadis Perhubungan,Tinjau” Pasar Ompu”

Ketua DPRD Kabupaten Buton Mararusli Sihaji,S.H,Bersama Kadis Perdangan dan Kadis Perhubungan,Tinjau” Pasar Ompu”

1 tahun ago
Guru Bukan Hanya Mengajar di Kelas: Aksi Nyata Sambut HUT Buton ke-66 dan Hari Jadi Pasarwajo ke-22

Guru Bukan Hanya Mengajar di Kelas: Aksi Nyata Sambut HUT Buton ke-66 dan Hari Jadi Pasarwajo ke-22

7 bulan ago
Gelombang Aksi ke-3 Anano Liwu Kondowa–Dongkala di PN Pasarwajo Diwarnai Bentrokan ,

Gelombang Aksi ke-3 Anano Liwu Kondowa–Dongkala di PN Pasarwajo Memanas

2 bulan ago

Polsek Wabula Gelar Safari Juma’at di Masjid Al-Bahru, Desa Bajo Bahari

11 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

POPULAR NEWS

  • Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    Pangdam XIV/Hasanuddin Tinjau Lahan 30 Hektar di Awainulu: Rencana Pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan Dimulai Tahun 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Telah Terjadi Penikaman di Wolowa Baru, Satu Warga Tewas di Tempat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eks Bendahara Inspektorat Buton Resmi Jadi Tersangka Korupsi, Kejari Ungkap Kerugian Negara Rp412 Juta dari Belanja Perjalanan Dinas TA 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Forum Aspirasi Pegawai ASN kabupaten Buton Akan Menggelar Aksi Damai Perjuangkan Hak Pegawai Di Kantor DPRD Kabupaten Buton

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pelantikan PARABELA OGENA Oleh KESULTANAN BUTON Kepada Alimani,S.Sos,,M.Si

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Lintasbuton.com

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Recent News

  • Aset Jalan Stadion 2 Resmi Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Buton
  • Sterry Fendy Andih Resmi Menjabat Kepala Buton,
  • Masyarakat Dusun Wapomaru Gelar Bakti Sosial di Masjid Nurul Taqwa

Category

  • Buton
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Kultur
  • Nasional
  • News
  • Olahraga
  • Opini
  • Pasar wajo
  • Politik

Recent News

Aset Jalan Stadion 2 Resmi Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Buton

Aset Jalan Stadion 2 Resmi Diserahkan ke Pemerintah Kabupaten Buton

23 Januari 2026
Sterry Fendy Andih Resmi Menjabat Kepala Buton,

Sterry Fendy Andih Resmi Menjabat Kepala Buton,

21 Januari 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Pasang Iklan

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • HuKrim
  • EkoBis
  • Kultur
  • Lifestyle
  • Opini

© 2024 Lintasbuton.com - All Right Reserved.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In