LintasButon.com – Di tengah semangat perubahan menuju pelayanan publik yang modern dan efisien, Kepolisian Resor (Polres) Buton terus berinovasi. Melalui Aplikasi SUPER APP POLRI, kini masyarakat dapat mengakses layanan kepolisian secara online, khususnya pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) tanpa harus datang langsung ke kantor.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Polres Buton dalam mendukung program transformasi digital Polri, menuju pelayanan publik yang cepat, transparan, dan profesional. Sejak diberlakukan satu bulan terakhir, pelayanan SKCK online melalui Aplikasi SUPER APP POLRI mendapat sambutan positif dari masyarakat karena kemudahannya.
Saat ditemui di ruang kerjanya, AIPDA Amrin, S.H., selaku KAURYANMIN Sat Intelkam Polres Buton, mewakili Kapolres Buton AKBP Ali Rais Ndraha, S.H., S.I.K., M.Mtr, menjelaskan bahwa penerapan sistem digital ini membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat, terutama mereka yang tinggal jauh dari pusat kota.
“Melalui Aplikasi SUPER APP POLRI, masyarakat tidak perlu antre di loket. Cukup mendaftar dari rumah, mengunggah berkas, dan mengikuti petunjuk yang tersedia. Setelah diverifikasi, SKCK bisa langsung dicetak di bagian pelayanan,” ujar AIPDA Amrin.
Ia menambahkan, sistem ini telah terintegrasi dengan pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), sehingga seluruh transaksi dapat dilakukan secara non-tunai melalui mobile banking, ATM, maupun BRILink.
“Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan transparan dan bebas pungutan liar. Setiap data yang masuk tercatat otomatis di sistem dan diverifikasi sesuai prosedur,” jelasnya.
Meski berbasis online, Polres Buton tetap memperhatikan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses internet. Untuk itu, disediakan akses Wi-Fi gratis di area pelayanan, dan petugas siap membantu masyarakat yang kesulitan menggunakan aplikasi.
“Tidak semua warga paham teknologi. Jadi kalau ada yang kesulitan, petugas kami siap membantu langsung di lokasi,” tambah Amrin.
Dengan adanya inovasi ini, Polres Buton berharap masyarakat semakin mudah mendapatkan pelayanan SKCK tanpa harus menempuh jarak jauh atau mengantre lama di loket pelayanan.
Langkah digitalisasi ini sekaligus menjadi wujud nyata dukungan Polres Buton dalam membangun Zona Integritas, menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM).
Sebagai institusi yang mengemban amanah menjaga keamanan dan ketertiban, Polres Buton menegaskan bahwa teknologi hanyalah sarana. Sementara itu, semangat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi inti utama dari tugas kepolisian.
“Di balik seragam cokelat, ada niat tulus untuk mengabdi. Aplikasi boleh digital, tapi pelayanan kami tetap berlandaskan hati,” tutup AIPDA Amrin.
Dan pada akhirnya, di tengah derasnya arus modernisasi dan percepatan layanan digital, Polri tidak sekadar ingin tampil canggih. Lebih dari itu, setiap inovasi lahir dari tekad untuk mendekatkan diri kepada masyarakat, bukan menjauh. Sebab, pengabdian bukan diukur dari seberapa banyak aplikasi dibuat, melainkan dari seberapa besar manfaat yang dirasakan rakyat.
Dalam setiap layar gawai yang dibuka warga, terselip wajah petugas yang bekerja tanpa pamrih. Dalam setiap notifikasi yang muncul di Aplikasi SUPER APP POLRI, tersimpan niat tulus untuk hadir di tengah masyarakat — melayani, melindungi, dan mengayomi. Karena bagi Polres Buton, pelayanan bukan sekadar tugas, tetapi panggilan nurani yang tak lekang oleh waktu.








