Butonpos.com, Pasarwajo – Bupati Buton Alvin Akawijaya Putra, SH, didampingi Wakil Bupati Syarifudin Saafa, ST, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah (Sekda), Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), anggota DPRD, serta Ketua Tim Penggerak PKK melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Pasar Sabho dan Pasar Kaloko, Sabtu (15/3/2025) pagi. Sidak ini bertujuan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok di tengah gejolak ekonomi yang sedang berlangsung.
Dalam kegiatan ini, Bupati dan Wakil Bupati berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli untuk mendapatkan informasi terkait harga dan ketersediaan barang di pasar. Berdasarkan hasil pemantauan, harga sejumlah kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan telur masih dalam batas wajar. Namun, terjadi sedikit kenaikan harga pada cabai, bawang merah, bawang putih, serta gula pasir. Para pedagang menyampaikan bahwa kenaikan harga ini dipengaruhi oleh faktor distribusi dan cuaca yang berdampak pada pasokan barang.
Dampak Distribusi dan Cuaca terhadap Ketersediaan Barang
Ketersediaan bahan pokok di pasar sangat dipengaruhi oleh rantai distribusi yang lancar. Pedagang mengungkapkan bahwa keterlambatan pengiriman dari daerah pemasok sering kali menyebabkan kenaikan harga. Selain itu, kondisi cuaca ekstrem seperti hujan lebat dan angin kencang juga menghambat pasokan hasil pertanian dan perikanan ke pasar.
Untuk mengatasi permasalahan ini, pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan para pemasok dan distributor guna memastikan distribusi bahan pokok tetap berjalan lancar. Selain itu, rencana pembangunan fasilitas penyimpanan bahan pangan juga mulai dikaji untuk mengantisipasi kelangkaan di masa mendatang.

Pemerintah Dorong Peningkatan Produksi Lokal
Selain mengandalkan pasokan dari luar daerah, pemerintah Kabupaten Buton juga berencana untuk mendorong peningkatan produksi bahan pokok lokal. Program pemberdayaan petani dan nelayan menjadi salah satu solusi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar.
Wakil Bupati Syarifudin Saafa menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. “Kita harus memperkuat produksi lokal agar harga bahan pokok bisa lebih stabil. Dengan memanfaatkan potensi pertanian dan perikanan di Buton, kita bisa mengurangi ketergantungan terhadap pasokan luar yang sering kali berfluktuasi,” ujarnya.

Persiapan Menjelang Idul Fitri
Olehnya itu, untuk memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kabupaten Buton berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan guna menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat. Dengan adanya sidak ini, diharapkan masyarakat dapat tetap tenang dalam menghadapi dinamika harga bahan pokok dan memastikan pasokan tetap tersedia dengan harga yang wajar.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk berbelanja secara bijak dan melaporkan jika menemukan praktik harga yang tidak wajar agar dapat segera ditindaklanjuti. Selain itu, langkah-langkah mitigasi seperti operasi pasar murah dan kerja sama dengan pihak swasta akan terus dioptimalkan guna menjaga stabilitas harga di tengah meningkatnya permintaan menjelang hari raya.
Butonpos – 15/3/2025








