Butonpos.com,soligi – Warga Desa Soligi, Kecamatan Obi Selatan, Kabupaten Halmahera Selatan, menyuarakan keprihatinan terhadap kondisi jembatan di desa mereka yang dinilai tidak layak dijadikan tempat bersandar kapal maupun aktivitas bongkar muat barang.
Kondisi Fisik Jembatan Memprihatinkan
Jembatan yang dibangun untuk mendukung konektivitas antarwilayah tersebut kini mulai digunakan untuk aktivitas bongkar muat barang dan menjadi tempat sandar kapal kecil. Namun, warga menilai fungsi tersebut sangat berisiko karena struktur jembatan tidak dirancang untuk menahan beban berat.
Kondisi jembatan semakin memprihatinkan karena material utamanya hanya terbuat dari kayu, yang kini mulai lapuk dan tidak stabil. Banyak bagian papan jembatan yang sudah rapuh dan membahayakan pengguna, terutama saat digunakan untuk aktivitas berat.
Kekecewaan Warga Terhadap Pemerintah
Salah satu warga Desa Soligi, Imran, mengatakan bahwa dirinya sangat kecewa dengan sikap pemerintah dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi yang seolah menutup mata terhadap persoalan tersebut.
“Saya pribadi sangat kecewa. Pemerintah desa, kabupaten sampai provinsi tidak ada yang betul-betul peduli. Padahal jembatan ini dipakai setiap hari oleh warga dan sangat rawan sekali kalau terus dipaksakan untuk bongkar muat,” ujarnya.
Ia menambahkan, “Di mana kepedulian mereka? Apakah harus tunggu ada korban dulu baru bertindak?”
Insiden Penumpang Jatuh ke Laut
Baru-baru ini, terjadi insiden yang memperkuat kekhawatiran warga. Saat sejumlah penumpang hendak naik ke atas kapal yang bersandar di jembatan tersebut, tiba-tiba tangga kapal terlepas. Akibatnya, beberapa penumpang jatuh ke laut. Beruntung tidak ada korban jiwa, namun kejadian ini menjadi alarm keras atas ketidaksiapan infrastruktur di lokasi tersebut.
Desakan Masyarakat Terhadap Pemerintah Daerah
Warga khawatir jika penggunaan jembatan terus dipaksakan untuk kegiatan tersebut, maka bukan hanya kerusakan yang akan terjadi, tetapi juga potensi kecelakaan yang lebih besar.
Hal ini membutuhkan perhatian yang serius dari pemerintah daerah, baik dalam bentuk pembangunan dermaga khusus untuk bongkar muat maupun peningkatan kualitas dan pengawasan terhadap infrastruktur yang ada.
Masyarakat berharap agar pihak berwenang segera meninjau langsung ke lapangan dan mengambil langkah konkret demi keselamatan dan kelancaran aktivitas ekonomi di kawasan Obi Selatan.
Butonpos 22/April 2024








