Redaktur Butonpos:Nurlan
Butonpos.com,Kaisabu Baru — Insiden pengancaman terjadi di wilayah Komba Komba, Kelurahan Kaisabu Baru, Kecamatan Sorawolio, pada Sabtu (10/5) sekitar pukul 17.30 WITA. Seorang warga bernama Asis menjadi korban pengancaman yang dilakukan oleh tetangganya sendiri, La Bani, yang juga merupakan warga setempat.
Kronologi Kejadian
Menurut keterangan korban, pelaku mengancam dirinya dengan sebilah badik dan bahkan meludahi wajahnya. “Dia marah karena katanya saya mau menjodohkan anak saya dengan dirinya,” ujar Asis saat ditemui oleh awak media. Ia juga menambahkan bahwa pelaku telah tiga kali melakukan tindakan serupa, yang membuat keluarganya merasa tidak aman.

Dampak terhadap Lingkungan Sekitar
Peristiwa tersebut memicu ketegangan antar keluarga dan menyebabkan keresahan di lingkungan sekitar. Warga mulai khawatir kejadian serupa dapat terulang dan berpotensi menimbulkan konflik yang lebih besar.
Tindakan Pihak Keluarga dan Laporan Polisi
Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, pihak keluarga korban segera melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Sorawolio. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat menanggapi laporan warga.
Penanganan oleh Pihak Kepolisian
Pihak Polsek Sorawolio melalui Kanit Intel telah melakukan penanganan awal dan saat ini sedang menyelidiki lebih lanjut motif serta kondisi pelaku. “Kami menyarankan agar dilakukan mediasi terlebih dahulu sebagai upaya menyelesaikan masalah secara kekeluargaan,” ungkap salah satu anggota kepolisian.

Dugaan Gangguan Kejiwaan
Dalam proses mediasi yang dilakukan, muncul dugaan bahwa pelaku mengalami gangguan kejiwaan. “Kayaknya si pelaku ini mengalami gangguan kejiwaan, karena setiap apa yang ditanyakan, lain yang dijawab,” jelas petugas yang turut dalam mediasi. Dugaan ini kini sedang ditindaklanjuti dan akan menjadi pertimbangan dalam langkah hukum selanjutnya.
Imbauan dan Langkah Preventif
Pihak kepolisian mengimbau seluruh warga agar tetap tenang dan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh suasana. Proses penanganan hukum akan terus dikawal dengan pendekatan profesional dan humanis demi menjaga stabilitas keamanan di lingkungan.
Butonpos 10/5/2025








