Butonpos.com — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Tolando Jaya menyelenggarakan Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) Paket C setara SMA untuk Tahun Pelajaran 2024/2025. Kegiatan ini berlangsung di ruang ujian yang telah dilengkapi dengan fasilitas komputer guna mendukung pelaksanaan ujian berbasis teknologi.
Alhamdulillah, pada tahun 2025 ini, PKBM Tolando Jaya berhasil menyelenggarakan Ujian Pendidikan Kesetaraan secara digital berbasis website. Pelaksanaan ujian ini merupakan hasil kerja sama dengan SMP Negeri 8 Buton, di bawah pengawasan langsung dari Dinas Pendidikan Kabupaten Buton.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi sistem ujian berbasis digital, para peserta didik sebelumnya telah mengikuti pelatihan komputer dan gladi bersih. Langkah ini bertujuan membekali peserta dengan keterampilan dasar di bidang teknologi informasi, sehingga mereka lebih percaya diri dan mampu mengikuti ujian dengan optimal.
Melalui penyelenggaraan UPK berbasis digital ini, peserta tidak hanya terasah secara akademik, tetapi juga memperoleh keterampilan digital yang menjadi bekal penting untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja. Ini sejalan dengan tuntutan zaman di era digital yang membutuhkan penguasaan teknologi sebagai salah satu keterampilan utama.
Pelaksanaan ujian di PKBM Tolando Jaya berlangsung tertib dan lancar. Pihak penyelenggara memastikan bahwa seluruh peserta mendapatkan fasilitas yang memadai dan suasana ujian yang kondusif, sehingga setiap peserta bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya.

Lebih dari itu, keberhasilan pelaksanaan ujian ini menjadi bagian penting dalam upaya menurunkan angka putus sekolah di Kabupaten Buton serta mempercepat kemajuan sektor pendidikan. PKBM Tolando Jaya berharap, pengalaman dan capaian para peserta didik dapat menjadi langkah awal dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, PKBM Tolando Jaya berkomitmen terus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan akses dan kualitas pendidikan, khususnya di wilayah Kabupaten Buton.
Redaksi Butonpos – Nurlan








