Pembangunan Kantor BUMDes Desa Wolowa Baru Terhenti, Dana Rp 138 Juta Hanya Terpakai untuk Pondasi dan Tiang Cor
Butonpos.com, Wolowa – Pembangunan kantor Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Wolowa Baru, Kecamatan Wolowa, Kabupaten Buton, mengalami stagnasi meski telah menghabiskan anggaran sekitar Rp 138 juta. Hingga kini, proyek tersebut hanya menyisakan pondasi dan tiang cor tanpa tanda-tanda kelanjutan pembangunan.
Minimnya Transparansi Pengelolaan Dana
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya pada 18 Maret 2025, mengingat pembangunan yang dimulai beberapa tahun lalu itu belum menunjukkan perkembangan berarti. Padahal, kantor BUMDes diharapkan menjadi pusat pengelolaan usaha desa yang dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.

“Kami kecewa karena anggaran yang cukup besar ini belum menghasilkan bangunan yang layak. Seharusnya ada transparansi dalam penggunaan dana ini,” ujar salah satu warga.
Masyarakat setempat mempertanyakan transparansi pemerintah desa dalam pengelolaan dana pembangunan. Mereka mengaku belum menerima penjelasan resmi terkait kendala yang menyebabkan proyek ini terhenti.
Tanggung Jawab Pemerintah Desa Disorot
Kepala Desa Wolowa Baru, Idul, kembali menjadi sorotan dalam permasalahan ini. Warga berharap beliau lebih aktif mengawasi jalannya proyek dan memastikan anggaran yang tersedia digunakan secara maksimal. Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah desa untuk memberikan laporan jelas terkait penggunaan dana serta langkah-langkah yang akan diambil untuk melanjutkan pembangunan.

Dampak Terhentinya Pembangunan bagi Warga
Terhentinya pembangunan kantor BUMDes ini tidak hanya berdampak pada mangkraknya bangunan, tetapi juga menghambat pengelolaan usaha desa yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat. Dengan tidak adanya fasilitas yang memadai, program-program BUMDes yang seharusnya berjalan optimal kini terhambat.
Seorang warga lainnya menambahkan bahwa jika pembangunan ini terus dibiarkan, masyarakat desa akan semakin dirugikan. “BUMDes seharusnya menjadi solusi untuk meningkatkan perekonomian desa, tapi kenyataannya justru sebaliknya. Ini harus segera diselesaikan,” katanya.
Harapan Warga dan Desakan Kepada Pemerintah
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada kepastian kapan pembangunan kantor BUMDes akan dilanjutkan. Warga berharap pemerintah setempat maupun pemerintah daerah segera turun tangan untuk memastikan proyek ini berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Wolowa Baru.
Selain itu, warga juga mendesak adanya audit atau pemeriksaan lebih lanjut terhadap penggunaan dana proyek ini, guna memastikan tidak ada penyalahgunaan anggaran yang merugikan masyarakat desa.
Redaksi Butonpos – La Unti








