Pastikan Standar MBG Terpenuhi, Kepala KPPG Sultra Tinjau Dapur Banabungi 02 di Buton
lintasButon.com– Upaya memastikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar terus dilakukan. Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Sulawesi Tenggara, Mulyadi, turun langsung meninjau Dapur SPPG Banabungi 02, Kabupaten Buton, Senin (26/1/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian layanan MBG, mulai dari proses pengolahan makanan di dapur hingga penyajian kepada penerima manfaat, telah sesuai dengan standar teknis yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).
“Kunjungan ini merupakan kegiatan rutin dan wajib bagi KPPG. Kami ingin melihat langsung pelaksanaan MBG di lapangan sekaligus melakukan evaluasi,” ujar Mulyadi di sela-sela peninjauan.
Mulyadi menjelaskan, wilayah kerja KPPG tergolong luas, mencakup 26 kabupaten/kota, yang terdiri dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara dan 9 kabupaten di Sulawesi Selatan.
“Peran KPPG adalah mengoordinasikan pelaksanaan program MBG mulai dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi. Kami bekerja bersama koordinator regional, koordinator wilayah (Korwil) di kabupaten, serta KSPPG di tingkat pelaksana,” jelasnya.
Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi kunci untuk memastikan standarisasi layanan di seluruh SPPG berjalan seragam. Ia menegaskan bahwa pada tahun 2026, seluruh SPPG ditargetkan telah memenuhi petunjuk teknis (juknis) MBG yang dikeluarkan oleh BGN.
“Khusus dapur-dapur di Kabupaten Buton, saya berpesan agar standar layanan terus dijaga dan ditingkatkan. Berikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat,” tegasnya.
Selain aspek dapur dan menu, Mulyadi juga mendorong adanya inovasi di tingkat SPPG, seperti pengelolaan sampah, pemanfaatan kelompok tani lokal, serta kolaborasi dengan potensi daerah yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Kita juga harus memastikan tidak terjadi kejadian menonjol. Sesuai pesan Ibu Wakil Kepala BGN, tahun 2026 ditetapkan sebagai tahun zero accident, sehingga pencegahan harus menjadi perhatian bersama,” katanya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Banabungi 02, Akbar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala KPPG Sulawesi Tenggara. Menurutnya, kehadiran KPPG menjadi motivasi sekaligus bahan evaluasi bagi pengelola dapur MBG.
“Kami sangat bangga dan berterima kasih atas kunjungan ini. Program MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga telah menyerap 47 tenaga kerja lokal,” ungkap Akbar.
Ia menambahkan, hasil peninjauan tidak banyak mendapatkan catatan koreksi. Beberapa masukan kecil akan segera ditindaklanjuti sebagai bagian dari persiapan akreditasi SPPG tahun 2026.
Selain itu, Dapur SPPG Banabungi 02 juga menjalin kerja sama dengan petani lokal, pelaku UMKM, serta nelayan guna memenuhi kebutuhan bahan pangan dapur.
“Kami terus berinovasi dalam penyajian menu, termasuk menyajikan menu berbahan daging sapi beberapa waktu lalu. Semua ini dilakukan untuk memenuhi standar gizi dan mendukung terwujudnya Generasi Emas 2045,” tambahnya.
Berdasarkan pantauan CakrawalaNews.top, dalam kunjungan tersebut Mulyadi didampingi Koordinator Wilayah Kabupaten Buton serta sejumlah SPPI. Mereka meninjau seluruh area dapur untuk memastikan setiap ruangan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional.
Dengan komitmen dan sinergi seluruh pihak, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan terus berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. MBG bukan hanya menjadi upaya pemenuhan kebutuhan gizi harian, tetapi juga bagian dari ikhtiar bersama dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan berdaya saing. Semoga program ini senantiasa membawa manfaat nyata bagi masyarakat serta menjadi langkah positif dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.








